Selasa, 13 Maret 2012

Kurangnya Waktu Bermain Membahayakan Tumbuh Kembang Anak

Sebuah lembaga penelitian di New Zealand merilis bahwa hampir separuh (46 persen) dari jumlah anak usia 6-12 tahun di negri kiwi tersebut  tidak memiliki waktu bermain setiap hari. Anak-anak tersebut akan mengingat masa kecil mereka tidak lebih dari permainan komputer dan rutinitas, bukannya menghabiskan sore bersama teman-temannya.


Riset ini juga melaporkan bahaya yang mungkin terjadi pada anak-anak tersebut; seperti kelebihan berat badan (obesitas) dan hilangnya momen penting untuk perkembangan otak yang sehat. 


Lebih dari 1 dari 3 anak dalam survey ini mengatakan bahwa mereka tidak memiliki teman bermain, yang lainnya mengatakan tidak tahu harus bermain apa. Dan para orang tua mengatakan sangat sulit dan butuh upaya keras bagi mereka untuk melepaskan diri dari perangkat elektronik.


Professor Grant Schofield, director of AUT University's Centre for Physical Activity and Nutrition, di dalam kata pengantarnya dalam laporan penelitian ini menggunakan kata "mencengangkan" terhadap hasil penelitian ini, selanjutnya mengungkapkan "Anak-anak harus mematikan perangkat elektronik mereka, pergi berpetualang ke halaman belakang dan biarkan imajinasi mereka menjadi liar. Biarkan mereka mengambil sedikit resiko, dan biarkan mereka melakukan kesalahan, karena dari situlah mereka akan belajar"






this article is taken from http://www.bayofplentytimes.co.nz/news/lack-of-play-time-harming-our-children/1301931/ and translated into Bahasa Indonesia by Hadi M Zaf

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar