Selasa, 13 Maret 2012

Menghentikan Bullying

Bullying adalah tindakan menakut-nakuti dan mengancam orang lain. Anak-anak yang menjadi pelakunya biasanya memilih anak yang lebih lemah atau lebih "sendirian" sebagai korbannya, dan melakukannya terus menerus. Bullying biasanya dimulai sejak SD dan semakin menjadi-jadi di masa SMP, sementara di masa SMA tidak begitu lazim, tapi tetap ada.
Bentuk-bentuk bullying antara lain:

  • Kekerasan fisik: pemukulan, atau dorongan
  • kekerasan emosional: mengolok-olok, atau menulis hal-hal kasar menjurus menghina di media online seperti blog atau sosial media, juga termasuk bullying
Kekerasan fisik biasa dilakukan oleh anak laki-laki, sedangkan kekerasan emosional biasa dilakukan oleh anak perempuan.
Jika anda merasa anak anda adalah salah satu pelaku atau korban bullying, segeralah bertindak!

Kenapa harus dihentikan?

Bullying adalah masalah yang amat serius bagi anak yang terlibat, baik pelaku ataupun korban. Anak yang menjadi korban dapat mengalami depresi hebat, menganggap diri mereka buruk, bahkan membenci diri mereka sendiri. Mereka juga mungkin akan ketakutan dan tidak lagi bersemangat untuk bersekolah. Fatalnya, terkadang mereka memilih cara-cara ekstrim yang dapat berakhir tragis sebagai jalan keluar. Misalnya mereka dapat saja membawa senjata, menggunakan kekerasan untuk balas dendam, atau mungkin membahayakan nyawa mereka sendiri.
Sementara bagi para pelakunya cenderung terlibat hal-hal negatif seperti obat-obatan, minuman keras, bahkan tindakan-tindakan brutal melawan hukum lainnya.

Seperti apa penanganan terhadap pelaku?


Biasanya para pelaku bullying memiliki fisik yang kuat, mereka melakukannya (bullying) karena mereka menyukai perasaan sebagai anak yang kuat diantara anak seusianya. Mereka tidak berfikir sebelum melakukan perbuatannya, dan mereka tidak suka mengikuti peraturan, mereka tidak pernah belajar untuk memahami perasaan orang lain.
Anak-anak seperti ini membutuhkan konseling, mereka harus mengetahui kenapa mereka melakukan ini dan itu, dan apa akibatnya. Ini juga akan melatih mereka untuk dapat berinteraksi dengan cara-cara yang lebih positif. Konseling di keluarga inti (Family Counseling) sangat dianjurkan.

Seperti apa tanda-tanda pada anak yang menjadi korban?

Anak yang menjadi korban biasanya selalu merasa rendah diri, pendiam, pemalu dan tertutup. Mereka tidak memiliki terlalu banyak teman dan tidak mampu mempertahankan diri sendiri. Pada tingkat lanjut, mereka dapat saja merasa bahwa mereka memang pantas diperlakukan seperti itu.

Apa yang dapat dilakukan oleh anak yang menjadi korban?


Anak-anak yang menjadi korban biasanya ketakutan dan marah sehingga tidak mengeahui apa yang dapat mereka lakukan. Jika anda mengetahuinya maka ajarkanlah mereka;

  • mengatakan "jangan ganggu saya" atau, "kamu tidak bisa menakuti saya" atau, "saya tidak takut", latihlah mereka untuk mengatakan kata-kata seperti itu dengan tenang
  • jangan pernah lari, berjalan biasa saja saat melewati mereka
  • beritahukan pada seseorang (dewasa), misalnya guru, orang tua yang kemudia bisa membantu menghentikan bullying
Apa yang dapat kita lakukan untuk menghentikan bullying?

Bullying dapat dihentikan jika orang-orang peduli dan mau bertindak. 

Bullying lazimnya terjadi di sekolah, terutama sekolah dengan disiplin dan pengawasan yang buruk. Jika anda mengetahui bullying terjadi di sekolah anak anda, meskipun korbannya bukan anak anda, berbicaralah dengan kepala sekolahnya dan tuntut agar sekolah mau lebih peduli dan tanggap terhadap segala bentuk kekerasan di sekolah. Para pelakunya harus mendapatkan tindakan-tindakan "pendisiplinan", sedangkan anak yang menjadi korban harus di beri support dan di jaga.

Sebagai orang tua, jika anak anda adalah korban, bantu, motivasi, dan arahkan dia untuk terlibat di dalam satu komunitas atau kelompok baru yang dia sukai, seperti klub olahraga, kegiatan mesjid, atau kegiatan ekskul di sekolahan. Menjadi bagian dari suatu kelompok akan mengurangi resiko terjadinya bullying, dan memiliki teman dapat membantu seorang anak memperbaiki citra dirinya.

Anak-anak juga dapat membantu anak-anak lainnya. Kamu dapat menegur dengan mengatakan "hentikan, itu sama sekali ga lucu!". Jika cara seperti itu rasanya tidak mungkin, segera saja laporkan atau beritahukan kepada orang dewasa yang melintas.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar